Arti Kehidupan
Senin, 28 April 2014
Senin, 14 April 2014
Perbincangan Ringan
Kembali Keceritaku :
Cerita ini menurutku cerita ringan seperti angin tapi menyejukan hehhe :D
Berawal dari aku yang duduk sendiri sambil minum jus dan main gadget yang ku miliki pastinya
Sangat membosankan
Aku duduk sendiri yang seharusnya aku berada di kelas
Karena dosennya tidak bisa hadir , Akhirnya aku duduk melamun disini
Aku menguatkan hatiku yang sedang galau
Aku berucap dihati "CUKUPLAH ALLAH BAGIKU"
Berulang kali ku sebut kalimat itu sampai hatiku tenang dan senang
Lalu datang 2 temanku
"Silfia" dan "Ulfiah" kita berbincang masalah kelompok . Perbincangan ini serius karena masalah tugas yang banyak . Jujur di Semester 4 ini banyak sekali tugas kelompok yang menguras Tenaga, Pikiran dan Uang ku.
Kemudian datang si Rini di terkenal dengan cerewetnya :D bibirnya tidak bisa berhenti berbicara
yang tadi berbincangan serius sekarang menjadi perbincangan santai
Lalu datang lagi "Vina" dan "Sintia"
Perbincangan kita yang tadinya santai menjadi sangat ringan
Canda dan tawa dimana-mana :D
Mereka saling melontarkan dan menangkis cerita-cerita lucu dan saling membalasnya
Seperti sedang bermain badminton
Hehe...Saling mengejek satu sama lain
Dan aku hanya ketawa :D tidak memberikan cerita
Hingga akhirnya aku diejek oleh mereka hehehe
"Gustia ketawa mulu... Tidak banyak bicara.... Seperti penghubung kalimat yang tidak bermakna hehehhe !!!" kata Vina
Aku hanya ketawa tidak bisa membalas ejekannya hehehe
Sampai mengocok perut semuanya tertawa
Dan keesokan harinya aku berfikir "GAP = PENGHUBUNG KALIMAT YANG TIDAK BERMAKNA"
Penghubung Kalimat buakannya penting ya??
Tidak bisa dibilang kalimat jika tidak ada PENGHUBUNG
Dua Objek tidak akan menyatu bila tidak ada PENGHUBUNG
Semua cerita pasti ada PENGHUBUNG
Hehe :D tidak masalah aku tidak bisa melawak melainkan tertawa
Tapi aku menghubungkan teman-temanku untuk tertawa bersama :D :D
Cerita ini menurutku cerita ringan seperti angin tapi menyejukan hehhe :D
Berawal dari aku yang duduk sendiri sambil minum jus dan main gadget yang ku miliki pastinya
Sangat membosankan
Aku duduk sendiri yang seharusnya aku berada di kelas
Karena dosennya tidak bisa hadir , Akhirnya aku duduk melamun disini
Aku menguatkan hatiku yang sedang galau
Aku berucap dihati "CUKUPLAH ALLAH BAGIKU"
Berulang kali ku sebut kalimat itu sampai hatiku tenang dan senang
Lalu datang 2 temanku
"Silfia" dan "Ulfiah" kita berbincang masalah kelompok . Perbincangan ini serius karena masalah tugas yang banyak . Jujur di Semester 4 ini banyak sekali tugas kelompok yang menguras Tenaga, Pikiran dan Uang ku.
Kemudian datang si Rini di terkenal dengan cerewetnya :D bibirnya tidak bisa berhenti berbicara
yang tadi berbincangan serius sekarang menjadi perbincangan santai
Lalu datang lagi "Vina" dan "Sintia"
Perbincangan kita yang tadinya santai menjadi sangat ringan
Canda dan tawa dimana-mana :D
Mereka saling melontarkan dan menangkis cerita-cerita lucu dan saling membalasnya
Seperti sedang bermain badminton
Hehe...Saling mengejek satu sama lain
Dan aku hanya ketawa :D tidak memberikan cerita
Hingga akhirnya aku diejek oleh mereka hehehe
"Gustia ketawa mulu... Tidak banyak bicara.... Seperti penghubung kalimat yang tidak bermakna hehehhe !!!" kata Vina
Aku hanya ketawa tidak bisa membalas ejekannya hehehe
Sampai mengocok perut semuanya tertawa
Dan keesokan harinya aku berfikir "GAP = PENGHUBUNG KALIMAT YANG TIDAK BERMAKNA"
Penghubung Kalimat buakannya penting ya??
Tidak bisa dibilang kalimat jika tidak ada PENGHUBUNG
Dua Objek tidak akan menyatu bila tidak ada PENGHUBUNG
Semua cerita pasti ada PENGHUBUNG
Hehe :D tidak masalah aku tidak bisa melawak melainkan tertawa
Tapi aku menghubungkan teman-temanku untuk tertawa bersama :D :D
Kepercayaan dan Persahabatan
Aku mengakui bahwa menaruh kepercayaan terhadap teman memang tidak mudah, harus dilihat dari beberapa kriteria. Bahkan aku merasa aku belum mempunya teman sesungguhnya ( sahabat ), karena aku belum bisa menaruh kepercayaanku kepada seseorang. Aku bisa dibilang terlalu berhati-hati sehingga menyakiti diri sendiri.
Tetapi beberapa bulan kemarin aku ingin membuka hatiku untuk seseorang dan menaruh setengah kepercayaanku kepada seseorang yang ku pilih sendiri. Pada waktu itu sebahagian rahasiaku dipegang olehnya aku sangat mempercayainya karena aku lihat dia bisa diajak berbagi cerita dan selalu memberikanku banyak sekali solusi. Dan yang paling menguatkan hatiku untuk percaya dengannya adalah aku sudah mengetahui semua rahasianya.
Hari-hariku menjadi indah. Berbagi cerita dan berbagi masalah...........
Tapi tidak disangka-sangka dia berhianat, dia menghancurkan kepercayaanku, dia membuka rahasia yang ku berikan yang seharusnya dia jaga sampai mati. Hancur seketika hatiku saat aku tau dia seperti itu.
Dalam seminggu aku sedih dan kecewa terhadapnya ingin sekali ku menghajarnya dan ingin sekali ku mencaci makinya
Tapi aku berfikir......
Terus berfikir......
"Pikiranku Mengalahkan Perasaan Yang Aku Rasa"
Bila aku jahat kepadanya, Bisa saja aku membongkar rahasianya, tapi aku tidak mau menjadi orang seperti itu. Biarlah cukup aku yang tersakiti dan akan ku jadikan ini sebuah PELAJARAN BERHARGA
Dan akhirnya aku menarik kesimpulan
Bahwa yang salah adalah aku bukanlah dia. Aku salah menaruh kepercayaanku padanya. Aku yang salah membuka hati ku untuk dia dan Aku yang salah.
Hingga aku dan dia masih berteman tapi mungkin tidak seperti dulu pertemanan kita
Berteman yang tidak ada kepercayaan
Akan ku buka lagi kepada seseorang yang berbeda KEPERCAYAAN ini !!!!!!
Minggu, 11 November 2012
HIDUP
Bila Sudah Lelah Menghadapi Ujian..... Berhenti Sejenak.... Bila Sudah Tak Mampu Menghadapi Ujian..... Menangis Sejenak.... Kemudian Kembali Bangkit Dan Mengatakan
----" AKU BISA "----
Ada tiga hal tersulit dalam hidup :
1. Menjaga Rahasia,
2. Melupakan Sakit Hati, dan
3. Memanfaatkan Setiap Waktu Luang Dengan Baik
Hal Sepele Yang Tidak Disa Dilakukan
Belajarlah untuk mempelajari tiga hal tersebut
Mau sukses adalah pilihan.
Gagal pun adalah pilihan.
Kebesaran niat, semangat, usaha dan doamu yg memilihnya.MUSTAHIL hanyalah sebuah OPINI yang
berkembang di dalam pikiran orang-orang yang gagal sebelum memulai
Belajarlah untuk mempelajari tiga hal tersebut
Mau sukses adalah pilihan.
berkembang di dalam pikiran orang-orang yang gagal sebelum memulai
Langganan:
Komentar (Atom)



